<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Jiwa juang : Sekumpulan puisi: 100 pemuda negeri /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Adelia Mustika N., dkk. Pengarang Adelia Mustika N., dkk. Pengarang Pengarang</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Muttafaqur Rohmah Penyunting</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Puisi adalah wakil diri, mewakili perasaan, puisi tak harus mendayu atau bernada kegetiran, tak harus pula punya kisah percintaan, semua bisa dijadikan objek dalam menulis puisi, bahkan hanya dengan membayangkan. Seperti yang dilakukan 100 pencipta puisi dalam buku ini. Siapa sangka mereka yang tak pernah bertatap mata dengan para pejuang kemerdekaan senyata-nyatanya bisa menggambarkan sosok pahlawan. Sungguh menulis puisi itu pekerjaan yang sulit: mengolah rasa menjadi makna, sebab dalam puisi itu mengandung ruh, sesuatu yang hendak disampaikan, dengan sederhana atau bertingkat. Menulis puisi berarti membebaskan diri dan bebas berkreasi, merdeka dari eksekusi kata-kata, tidak menjerat dan terjerat makna. Selamat membaca puisi-puisi pemuda negeri! Merdeka berkreasi! Merdeka berkompetisi! Merdeka berpuisi! Merdeka!</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Puisi Indonesia -- Kumpulan</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-602-5370-93-9</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
