<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000695729</controlfield>
  <controlfield tag="005">20231006094846</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1023000019</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">231006                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7731-78-3</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">011.75</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">011.75 UMI k</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Umi Masfiah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Katalog naskah keagamaan Madura volume 2 pamekasan, sampang, bangkalan /</subfield>
   <subfield code="c">Umi Masfiah [et. al. ], penyunting:  Umi Masfiah, Agus Iswanto</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">cet. 2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Semarang :</subfield>
   <subfield code="b">Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xx, 318 hal. :</subfield>
   <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">24 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Katalog naskah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Subkhan Ridlo</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Roch. Aris Hidayat</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Achmad Sidiq</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Samidi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Nurul Huda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Bisri Ruchani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Madura sangat tepat dijadikan sebagai lokasi penelusuran naskah keagamaan Islam. Madura sejak masa lampau telah menjadi basis penyebaran agama Islam dan masyarakatnya menjadi masyarakat muslim berpengaruh di Jawa Timur. Komunitas muslim di Madura menguat dengan majunya kerajaan muslim, kemudian diikuti merebaknya pusat-pusat pendidikan dari pondok pesantren, majelis taklim, dan madrasah diniyah.&#13;
&#13;
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang telah melakukan kegiatan inventarisasi dan digitalisasi naskah keagamaan pada tahun 2010-2012 di empat Kabupaten di Pulau Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep Kegiatan tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan karena menghasilkan temuan berupa ratusan naskah keagamaan yang masih tersimpan di pesantren dan masyarakat. Hasil penelitian ini masih berupa identifikasi naskah dan foto digital. Sebagai langkah pengembangan hasil inventarisasi dan digitalisasi naskah perlu dilaksanakan bibliografi berupa katalog naskah&#13;
&#13;
Katalogisasi naskah keagamaan Madura dilakukan bertahap berdasarkan lokasi. Pada tahun 2016, katalogisasi diawali dari naskah yang terkumpul di Sumenep Kemudian pada tahun 2017 ini, katalogisasi naskah Madura yang kedua meliputi naikal dari Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Bangkalan Naskah yang terkumpul dari tiga kabupaten ini masih sebagian saja dari keselunthan waskah yang ada di masyarakat Madura.</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
