<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Katalog naskah keagamaan Madura volume 01  Sumenep /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Bisri Ruchani</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Subkhan Ridlo</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Roch. Aris Hidayat</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Umi Masfiah</creator>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Moch. Lukluil maknum</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Semarang : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Katalogisasi naskah-naskah nusantara telah banyak dilakukan. Akan tetapi, jika dicermati katalog-katalog yang sudah ada tersebut mengidentifikasi naskah yang sudah terkumpul di perpustakaan atau museum, yang konotasinya merupakan naskah yang berasal dari lingkungan kerajaan atau keraton. Jika benar demikian, maka inventarisasi dan identifikasi naskah yang ada di masyarakat belum banyak dilakukan. Sudah mafhum bahwa naskah senantiasa dipengaruhi keadaan zaman, terkait bahasa dan kebudayaannya Mengkaji naskah dapat memahami dan menghayati pandangan serta cita-cita yang menjadi pedoman hidup generasi sebelumnya. Menggali warisan nenek moyang yang agung nilainya di dalam naskah dapat diartikan pula sebagai usaha melestarikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa Indonesia karena kebudayaan lama itu merupakan akar berpijakaya pandangan masyarakat saat Indonesia karena kebudayaan kebudayaan lama itu merupakan akar berpijaknya pandangan masyarakat saat ini. Madura sangat tepat dijadikan sebagai lokasi penelusuran naskah keagamaan Islam. Madura sejak masa lampau telah menjadi basis penyebaran agama Islam dan masyarakatnya muslim di Madura menguat dengan majunya kerajaan muslim, kemudian diikuti merebaknya pusat-pusat pendidikan dari pondok pesantren, majelis taklim, dan madrasah diniyah</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Katalog naskah</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-602-7731-77-6</identifier>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
