<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000695730</controlfield>
  <controlfield tag="005">20231006095115</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1023000020</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">231006                g          0 ind  </controlfield>
  <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">978-602-7731-77-6</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">011.75</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">011.75 BIS k</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Bisri Ruchani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Katalog naskah keagamaan Madura volume 01  Sumenep /</subfield>
   <subfield code="c">Bisri Ruchani [et. al. ], penyunting:  Moch. Lukluil maknum, Bisri Ruchani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">cet. 2</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Semarang :</subfield>
   <subfield code="b">Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xxii, 274 hal. :</subfield>
   <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
   <subfield code="c">24 cm.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Katalog naskah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Subkhan Ridlo</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Roch. Aris Hidayat</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Umi Masfiah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Moch. Lukluil maknum</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Katalogisasi naskah-naskah nusantara telah banyak dilakukan. Akan tetapi, jika dicermati katalog-katalog yang sudah ada tersebut mengidentifikasi naskah yang sudah terkumpul di perpustakaan atau museum, yang konotasinya merupakan naskah yang berasal dari lingkungan kerajaan atau keraton. Jika benar demikian, maka inventarisasi dan identifikasi naskah yang ada di masyarakat belum banyak dilakukan.&#13;
&#13;
Sudah mafhum bahwa naskah senantiasa dipengaruhi keadaan zaman, terkait bahasa dan kebudayaannya Mengkaji naskah dapat memahami dan menghayati pandangan serta cita-cita yang menjadi pedoman hidup generasi sebelumnya. Menggali warisan nenek moyang yang agung nilainya di dalam naskah dapat diartikan pula sebagai usaha melestarikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa Indonesia karena kebudayaan lama itu merupakan akar berpijakaya pandangan masyarakat saat Indonesia karena kebudayaan kebudayaan lama itu merupakan akar berpijaknya pandangan masyarakat saat ini.&#13;
Madura sangat tepat dijadikan sebagai lokasi penelusuran naskah keagamaan Islam. Madura sejak masa lampau telah menjadi basis penyebaran agama Islam dan masyarakatnya muslim di Madura menguat dengan majunya kerajaan muslim, kemudian diikuti merebaknya pusat-pusat pendidikan dari pondok pesantren, majelis taklim, dan madrasah diniyah</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
