<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Buah terlarang edisi tiga /</dc:title>
  <dc:creator>
   Tandiassa
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Yogyakarta : Lumela,</dc:publisher>
  <dc:date>2018</dc:date>
  <dc:language>ind</dc:language>
  <dc:description>Bibliografi : halaman 193-194</dc:description>
  <dc:description>Sudah sejak lama masalah persepuluhan menjadi perbincangan hangat di kalangan gereja. Ada beberapa orang berpendapat bahwa persepuluhan wajib hukumnya, tetapi ada juga yang berpandangan hal itu sudah tidak relevan lagi pada zaman modern ini. Lalu pandangan manakah yang benar? Melalui buku ini, Dr. S. Tandiassa, M. A. ingin memaparkan fakta alkitabiah mengenai seluk beluk persepuluhan. Pandanganya tidak hanya didasarkan pada hasil pemikiran sendiri, tetapi selalu ia sesuaikan dengan yang tertulis dalam Alkitab. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi perdebatan mengenai persepuluhan karena fakta-fakta dalam Alkitab yang akan menerangkan kebenaran mengenai persepuluhan. Kiranya buku ini dapat menjadi berkat, tidak hanya bagi kalangan tertentu saja, tetapi juga bagi semua orang yang membaca buku ini. Tuhan Yesus memberkati.</dc:description>
  <dc:subject>Kristen</dc:subject>
  <dc:subject>Teologi Alkitab</dc:subject>
  <dc:identifier>URN:ISBN:978-602-52677-0-3</dc:identifier>
</rdf:Description>

