<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Repatriasi massal pekerja migran Indonesia</title>
      <subTitle>Peran pemerintah subnasional di tengah krisis global</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>Bayu Mitra A. Kusuma</namePart>
      <role>
        <roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm>
      </role>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <genre authority="rdacontent">teks</genre>
    <originInfo>
      <edition>cetakan pertama</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>xii + 184 halaman : ilustrasi ; 15,5 x 23 cm</extent>
      <form type="media" authority="rdamedia">tanpa perantara</form>
      <form type="carrier" authority="rdacarrier">volume</form>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Pandemi COVID-19 menempatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai salah satu kelompok paling rentan. Kehilangan pekerjaan, ketiadaan pemasukan, dan keterbatasan izin tinggal memicu gelombang repatriasi massal ke tanah air. Ketika mobilitas global harus dibatasi, ribuan PMI justru terpaksa kembali ke daerah asalnya, yang sebagian besar berada di wilayah pedesaan. Di tengah krisis global tersebut, pemerintah pusat membentuk Satuan Tugas COVID-19 dengan kewenangan lintas level pemerintahan, sembari menginstruksikan pemerintah daerah untuk mengambil peran aktif dalam penanganan repatriasi PMI. Konstelasi ini menempatkan pemerintah subnasional pada posisi strategis sekaligus penuh ketidakpastian. Buku ini mengulas bagaimana Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjalankan peran tersebut. Menghadapi tekanan formal dan informal, merespons situasi darurat dengan praktik-praktik kebijakan baru, serta memperkuat kapasitas untuk membangun resiliensi institusional. Melalui kisah repatriasi massal PMI di masa pandemi, buku ini menunjukkan bagaimana pemerintah subnasional menjadi aktor kunci dalam praktik tata kelola kebencanaan di tengah krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Penulis, Bayu Mitra A. Kusuma; Editor, Theresia Octastefani</note>
    <subject>
      <topic>Tenaga kerja migran</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">362.85</classification>
    <classification authority="">362.85 BAY r</classification>
    <identifier type="isbn">978-634-254-152-4</identifier>
    <recordInfo>
      <recordContentSource authority="marcorg">JIPUBAY</recordContentSource>
      <recordCreationDate encoding="marc">260721</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20260721101049</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000699014</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
