<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Warna merdeka kala korona : 75 cerita pendek wajah Indonesia /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Abdi Firmansyah, dkk.
   Pengarang
   Pengarang
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Muttafaqur Rohmah
   Penyunting
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ind</dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Untag Banyuwangi B-Press merayakan kemerdekaan dengan cara yang lain, yakni menghimpun 75 cerita pendek dengan tema Merdeka Kala Korona. Luar biasa sekali. Barangkali jika tidak mengalami suasana pandemi, cara-cara seperti ini mungkin belum pernah kita lakukan. Kita bisa menghimpun tulisan cerita pendek dari kawan-kawan dari berbagai daerah merupakan anugerah yang harus kita syukuri.&#13;
&#13;
Kesempatan untuk memperingati kemerdekaan dengan menulis sebuah kisah inspiratif yang dibidik dari kondisi nyata, diolah dengan kata dan imaji yang sederhana menjadi sebuah seni sastra yang patut diapresiasi. Saya yakin dari karya sastra inilah kita lebih mengenal arti hidup dengan sebaik-baiknya, meski bukan berarti tanpa karya sastra kita tidak bisa menjalani kehidupan, akan tetapi dengan batuan karya-karya tersebut kita akan semakin memiliki motivasi sehingga kita betul-betul bisa hadir sebagai manusia Indonesia yang merdeka dengan sebaik-baiknya.&#13;
&#13;
Inilah persembahan kampus merah putih Untag Banyuwangi dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75; Buku Antologi Cerpen Warna Merdeka Kala Korona.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Untag Banyuwangi B-Press merayakan kemerdekaan dengan cara yang lain, yakni menghimpun 75 cerita pendek dengan tema Merdeka Kala Korona. Luar biasa sekali. Barangkali jika tidak mengalami suasana pandemi, cara-cara seperti ini mungkin belum pernah kita lakukan. Kita bisa menghimpun tulisan cerita pendek dari kawan-kawan dari berbagai daerah merupakan anugerah yang harus kita syukuri.&#13;
&#13;
Kesempatan untuk memperingati kemerdekaan dengan menulis sebuah kisah inspiratif yang dibidik dari kondisi nyata, diolah dengan kata dan imaji yang sederhana menjadi sebuah seni sastra yang patut diapresiasi. Saya yakin dari karya sastra inilah kita lebih mengenal arti hidup dengan sebaik-baiknya, meski bukan berarti tanpa karya sastra kita tidak bisa menjalani kehidupan, akan tetapi dengan batuan karya-karya tersebut kita akan semakin memiliki motivasi sehingga kita betul-betul bisa hadir sebagai manusia Indonesia yang merdeka dengan sebaik-baiknya.&#13;
&#13;
Inilah persembahan kampus merah putih Untag Banyuwangi dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75; Buku Antologi Cerpen Warna Merdeka Kala Korona.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Cerita pendek Indonesia -- Kumpulan</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">URN:ISBN:978-602-53709-7-7</dc:identifier>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
