Cite This        Tampung        Export Record
Judul Ngerumat Sumber : Jejak Air dalam Kebudayaan Osing / Anasrullah, Dinda Anggun Lestari, Venedio Nala Ardisa, Angga Brilyan Wibisono; Editor Wiwin Indarti
Pengarang Anasrullah
Dinda Anggun Lestari, Venedio Nala Ardisa, Angga Brilyan Wibisono
EDISI Cet. 1
Penerbitan Yogyakarta : Penerbit Mega Cakrawala, 2025
Deskripsi Fisik xxiv, 154 hlm. :ilus. ;13,5 x 20 cm
ISBN 978-634-96102-7-8
Subjek Sejarah
Abstrak Buku Ngerumat Sumber - Jejak Air dalam Kebudayaan Osing lahir dari sebuah kesadaran kolektif: bahwa air tidak pernah sekedar menjadi persoalan teknis, melainkan selalu berkelindan dengfan kehidupan, kebudayaan, dan spiritualitas. Bagi masyarakat adat Osing di Banyuwangi, sumber air bukan hanya tempat orang datang untuk memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga ruang tempat cerita leluhur dituturkan, doa dipanjatkan, dan ritus dijalankan. Mata air menjadi nadi kehidupan yang menghubungkan manusia dengan alam, manusia dengan leluhur, serta manusia dengan generasi yang akan datang.
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000075194 959.828 82 ANA n Baca di tempat Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyuwangi - Ruang Konten Lokal Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000698052
005 20251230043932
007 ta
008 251230################g##########0#ind##
020 # # $a 978-634-96102-7-8
035 # # $a 0010-0925000002
082 # # $a 959.828 82
084 # # $a 959.828 82 ANA n
100 0 # $a Anasrullah
245 1 # $a Ngerumat Sumber : $b Jejak Air dalam Kebudayaan Osing /$c Anasrullah, Dinda Anggun Lestari, Venedio Nala Ardisa, Angga Brilyan Wibisono; Editor Wiwin Indarti
250 # # $a Cet. 1
260 # # $a Yogyakarta :$b Penerbit Mega Cakrawala,$c 2025
300 # # $a xxiv, 154 hlm. : $b ilus. ; $c 13,5 x 20 cm
520 # # $a Buku Ngerumat Sumber - Jejak Air dalam Kebudayaan Osing lahir dari sebuah kesadaran kolektif: bahwa air tidak pernah sekedar menjadi persoalan teknis, melainkan selalu berkelindan dengfan kehidupan, kebudayaan, dan spiritualitas. Bagi masyarakat adat Osing di Banyuwangi, sumber air bukan hanya tempat orang datang untuk memenuhi kebutuhan jasmani, tetapi juga ruang tempat cerita leluhur dituturkan, doa dipanjatkan, dan ritus dijalankan. Mata air menjadi nadi kehidupan yang menghubungkan manusia dengan alam, manusia dengan leluhur, serta manusia dengan generasi yang akan datang.
650 # 4 $a Sejarah
700 0 # $a Dinda Anggun Lestari, Venedio Nala Ardisa, Angga Brilyan Wibisono
Content Unduh katalog